, , ,

Sejumlah Siswa di Kota Banjar Terjaring Gerakan Disiplin Saat Nongkrong di Warung

oleh -382 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Banjar — Upaya meningkatkan kedisiplinan pelajar kembali dilakukan aparat gabungan di Kota Banjar. Sejumlah siswa terjaring dalam kegiatan Gerakan Disiplin Siswa (GDS) saat kedapatan nongkrong di warung pada jam sekolah, Jumat.

Razia Disiplin Sasar Pelajar yang Berkeliaran pada Jam Belajar

Gerakan Disiplin Siswa kali ini melibatkan jajaran Satpol PP, Dinas Pendidikan, dan pihak kepolisian. Operasi dilakukan dengan menyisir beberapa titik yang kerap menjadi lokasi pelajar berkumpul, termasuk warung makan, kios kecil, hingga area publik lainnya.

Saat petugas mendatangi sebuah warung di wilayah Kota Banjar, ditemukan beberapa siswa masih mengenakan seragam sekolah namun tidak berada di kelas.

Kami langsung mengamankan mereka untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Jam sekolah seharusnya dimanfaatkan untuk belajar, bukan keluyuran,” ujar salah satu petugas Satpol PP dalam keterangannya.

Dibawa ke Kantor untuk Pembinaan dan Pemanggilan Orang Tua

Para siswa yang terjaring kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan. Mereka diberikan pembinaan mengenai tata tertib sekolah serta bahaya perilaku indisipliner.

Pihak sekolah masing-masing juga langsung dihubungi untuk menjemput siswanya. Selain itu, orang tua turut dipanggil agar mengetahui perilaku anak mereka di luar sekolah.

Pembinaan ini penting sebagai langkah pencegahan agar mereka tidak mengulanginya. Kami ingin membangun kesadaran disiplin sejak dini,” kata seorang pejabat Dinas Pendidikan Kota Banjar.

Gerakan Disiplin
Gerakan Disiplin

Baca juga: Cabor Atletik Kota Banjar Sumbang Atlet di Ajang Porprov Jabar

Tujuan: Tekan Kenakalan Remaja dan Tingkatkan Disiplin Pelajar

Pemerintah Kota Banjar terus menggiatkan Gerakan Disiplin Siswa mengingat masih banyak laporan terkait pelajar yang bolos, nongkrong di tempat umum, hingga terlibat perilaku negatif lainnya.

Melalui kegiatan rutin ini, aparat berharap bisa menekan angka kenakalan remaja serta memastikan siswa berada di lingkungan yang aman dan produktif selama jam sekolah.

Kami tidak ingin siswa terjerumus ke aktivitas yang berisiko. Lingkungan sekolah harus menjadi prioritas mereka,” tegas petugas Satpol PP.

Aparat Imbau Pemilik Warung Tidak Melayani Siswa pada Jam Sekolah

Dalam operasi tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada pemilik warung agar tidak melayani pelajar berseragam pada jam belajar. Hal ini untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga disiplin dan mencegah kebiasaan bolos.

Kami meminta kerja sama pemilik warung agar ikut mengawasi. Bila ada siswa nongkrong, mohon untuk diarahkan kembali ke sekolah,” ujar petugas.

Gerakan Disiplin Siswa Akan Digelar Secara Rutin

Pemerintah Kota Banjar memastikan bahwa razia siswa yang berada di luar sekolah pada jam belajar akan terus dilakukan secara berkala. Selain untuk menjaga kedisiplinan, langkah ini juga bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertib dan kondusif.

Dengan adanya operasi rutin, diharapkan pelajar di Kota Banjar semakin memahami pentingnya mematuhi aturan sekolah dan menjaga tanggung jawab sebagai peserta didik.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.