, ,

Penjelasan Kemenag Kota Banjar Soal Kuota Haji Tahun 2026 Cuma 10 Orang

oleh -120 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Banjar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang sempat membuat warga heboh mengenai kuota haji tahun 2026 yang disebut hanya sebanyak 10 orang. Penjelasan ini disampaikan untuk meredam keresahan calon jamaah haji yang khawatir tidak mendapat kesempatan berangkat sesuai jadwal.

Kuota Sementara dari Pusat

Kepala Kemenag Kota Banjar menjelaskan bahwa angka 10 orang tersebut bukan kuota final, melainkan kuota sementara yang ditetapkan pemerintah pusat sesuai perhitungan awal nasional dan kapasitas distribusi provinsi.

“Kuota yang beredar itu masih kuota teknis sementara. Bukan kuota tetap. Masih bisa bertambah setelah pembahasan tingkat provinsi dan nasional rampung,” ujarnya.

Menurutnya, kuota sementara ditetapkan secara bertahap agar pemerintah daerah bisa mulai menyiapkan data, verifikasi, dan administrasi jamaah yang berhak berangkat.

Tergantung Kesepakatan RI–Arab Saudi

Kemenag juga menegaskan bahwa penetapan kuota haji sepenuhnya mengikuti hasil negosiasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi yang biasanya berlangsung beberapa bulan sebelum musim keberangkatan.

“Setiap tahun kuota baru final setelah MoU resmi antara dua negara. Kota/kabupaten hanya menerima distribusi dari provinsi,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir atau berspekulasi berlebihan sebelum kuota final diterbitkan.

Kemenag Kota Banjar
Kemenag Kota Banjar

Baca juga: Jelang Nataru, Kapolda Jabar Cek Kesiapan di Wilayah Hukum Polres Banjar

Prioritas Tetap: Lanjut Usia dan Regulasi Tunggu Lama

Jika kuota 2026 tidak meningkat signifikan, Kemenag Banjar memastikan pemerintah akan tetap berpegang pada aturan nasional, yaitu:

  • Jamaah lansia (65 tahun ke atas) menjadi prioritas.

  • Pendaftar dengan masa tunggu di atas 10 tahun mendapat perhatian khusus.

  • Jamaah reguler diberangkatkan berdasarkan urutan porsi dan kelengkapan administrasi.

“Kalaupun kuota terbatas, kita pastikan pendistribusiannya adil dan sesuai regulasi,” tambahnya.

Antrean Masih Panjang, Edukasi Calon Jamaah Terus Dilakukan

Kemenag Kota Banjar mencatat masa tunggu haji di daerah tersebut masih belasan tahun. Karena itu, pihaknya gencar memberikan edukasi kepada calon jamaah mengenai:

  • pemeriksaan kesehatan mandiri,

  • pelunasan biaya haji,

  • persiapan manasik sejak dini.

“Kita ingin jamaah berangkat dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun administrasi, kapan pun kuotanya turun,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi Isu

Terkait informasi viral di media sosial tentang “kuota haji Kota Banjar dipangkas drastis”, Kemenag menegaskan bahwa kabar tersebut tidak akurat.

“Kami minta warga langsung mengacu pada informasi resmi dari Kemenag. Jangan terpancing isu yang belum jelas,” ujar Kepala Kemenag.

Ia menambahkan bahwa komunikasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Barat dan pemerintah pusat terus berjalan, dan hasil final akan diumumkan segera setelah keputusan nasional ditetapkan.

Harapan Ada Penambahan Kuota

Meski angka sementara hanya 10 orang, Kemenag Banjar optimistis akan ada penambahan mengingat tren kuota Indonesia yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Kita berharap Kota Banjar bisa mendapat tambahan kuota signifikan. Mudah-mudahan realisasinya nanti lebih besar,” ujarnya.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.