Portal Media Kota Banjar – Setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga karena rusak parah dan sulit dilalui, jalan alternatif yang menghubungkan beberapa kawasan strategis di Kota Banjar akhirnya mulai diperbaiki. Kabar baik ini disambut dengan rasa lega dan gembira oleh masyarakat yang selama ini harus berjibaku dengan jalan berlubang, becek saat hujan, dan berdebu ketika musim kemarau.
Jalan Rusak Lama Jadi Keluhan Warga
Jalan alternatif ini merupakan jalur vital yang sering digunakan warga untuk mempersingkat perjalanan menuju pusat kota maupun akses ke sekolah dan pasar. Namun, selama bertahun-tahun kondisinya memprihatinkan. Lubang menganga, permukaan bergelombang, hingga minim penerangan jalan, membuat warga sering terpaksa memilih jalur lebih jauh meski memakan waktu tambahan.
“Kalau musim hujan, jalan ini berubah jadi kubangan. Sudah banyak pengendara jatuh, terutama anak sekolah. Kami sudah lama menunggu perbaikan,” ungkap Siti, salah seorang warga.
Perbaikan Mulai Dilakukan Bertahap
Pemerintah Kota Banjar akhirnya merealisasikan perbaikan dengan menurunkan alat berat serta material perkerasan jalan sejak awal pekan ini. Tahapan awal dilakukan dengan penimbunan lubang, pengerasan permukaan, dan perbaikan drainase untuk mencegah banjir. Setelah itu, jalan akan diaspal secara menyeluruh.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjar menyebutkan, anggaran perbaikan diambil dari APBD tahun berjalan. “Kami menargetkan perbaikan selesai dalam waktu beberapa minggu ke depan, sehingga jalan bisa segera dimanfaatkan dengan nyaman oleh warga,” jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Banjar Membuka Kegiatan Khitanan Massal
Manfaat Besar bagi Akses Masyarakat
Dengan adanya perbaikan ini, masyarakat optimistis mobilitas sehari-hari akan jauh lebih lancar. Jalur alternatif tersebut penting karena menjadi akses ke sekolah, fasilitas kesehatan, dan kawasan perdagangan. Para pedagang juga menyambut baik, karena sebelumnya biaya transportasi meningkat akibat kerusakan jalan.
“Kalau jalannya bagus, kami bisa lebih cepat antar barang dagangan. Ongkos ojek juga bisa lebih murah. Ini sangat membantu ekonomi kecil,” kata Agus, seorang pedagang sayur.
Warga Diminta Ikut Menjaga
Pemerintah Kota Banjar mengimbau masyarakat agar turut menjaga hasil pembangunan. Kendaraan dengan tonase berlebih diminta tidak melewati jalur tersebut agar jalan tidak cepat rusak. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan saluran air di sekitar jalan.
“Kami tidak hanya membangun, tapi juga mengajak masyarakat merawat. Kalau dijaga bersama, jalan ini bisa bertahan lama,” tambah pejabat PUPR.
Harapan ke Depan
Warga berharap perbaikan infrastruktur tidak hanya dilakukan pada jalan alternatif ini, tetapi juga merata di wilayah lain yang kondisinya tak kalah memprihatinkan. Mereka menilai perhatian terhadap infrastruktur jalan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Banjar.
“Jalan ini baru satu contoh. Kami berharap perbaikan merata, supaya Banjar makin maju dan nyaman ditinggali,” ujar seorang tokoh masyarakat.





