Portal Media Kota Banjar – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Berdaya. Wali Kota Banjar menegaskan bahwa bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipastikan segera terealisasi dalam waktu dekat.
Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Program Berdaya merupakan salah satu program unggulan Pemkot Banjar yang dirancang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan suntikan modal usaha yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta memperluas lapangan kerja.
“Program ini bukan hanya sekadar bantuan, tapi bagian dari upaya nyata pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Kita ingin warga Banjar bisa berdaya dan mandiri melalui usaha yang mereka jalankan,” ujar Wali Kota.
Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
Wali Kota Banjar memastikan bahwa bantuan modal usaha akan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama pelaku UMKM yang terdampak inflasi, pandemi, maupun keterbatasan akses permodalan.
Untuk menjaga transparansi, penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme seleksi dan verifikasi ketat. Data penerima dikumpulkan dari kelurahan, diverifikasi oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, kemudian disahkan untuk pencairan.

Harapan Tingkatkan UMKM Lokal
Pemkot Banjar menargetkan ratusan pelaku UMKM dapat terbantu dengan adanya program ini. Sektor yang menjadi prioritas antara lain kuliner, kerajinan, perdagangan kecil, hingga usaha jasa. Bantuan modal usaha diharapkan menjadi stimulus agar UMKM lokal mampu bersaing, tidak hanya di tingkat daerah, tapi juga lebih luas.
“Kami ingin UMKM Banjar naik kelas, dari yang hanya berskala kecil bisa berkembang menjadi lebih besar dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” tambah Wali Kota.
Dukungan Pendampingan dan Pelatihan
Selain bantuan modal, Pemkot Banjar juga menyiapkan pendampingan berupa pelatihan kewirausahaan, manajemen usaha, serta literasi keuangan. Langkah ini dimaksudkan agar penerima bantuan tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga keterampilan dalam mengelola usaha secara berkelanjutan.
“Percuma ada bantuan jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, kami juga hadirkan pendampingan agar setiap rupiah yang diberikan bisa benar-benar berdampak,” jelas Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Banjar.
Apresiasi dan Harapan Masyarakat
Masyarakat penerima manfaat menyambut positif rencana realisasi bantuan ini. Mereka menilai program tersebut sangat membantu, terutama di tengah kondisi perekonomian yang masih penuh tantangan.
“Saya sangat terbantu. Usaha kecil saya butuh tambahan modal, semoga setelah dapat bantuan bisa lebih berkembang,” kata salah seorang pelaku UMKM kuliner.
Dengan adanya kepastian realisasi bantuan modal usaha ini, Pemkot Banjar berharap Program Berdaya benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan melahirkan banyak wirausaha baru yang mandiri.





