Banjar – Kondisi lalu lintas di Kota Banjar, Jawa Barat, tepatnya di kawasan Simpang 4 Djarum, menjadi sorotan warga setelah traffic light di titik tersebut dilaporkan tidak berfungsi sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, arus kendaraan kerap tidak teratur dan menimbulkan kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Kemacetan di Titik Strategis
Simpang 4 Djarum merupakan salah satu jalur utama penghubung antarwilayah di Kota Banjar. Lokasi ini menjadi simpul pertemuan kendaraan dari arah Ciamis, Pangandaran, dan pusat kota.
“Kalau lampu merahnya mati begini, pengendara jadi bingung siapa yang duluan jalan. Seringkali kendaraan saling serobot, bikin macet panjang,” ungkap Rudi, seorang pengemudi ojek online yang sering melintas di lokasi tersebut.
Keluhan Warga dan Pengendara
Tidak hanya macet, kondisi tersebut juga menimbulkan keresahan masyarakat karena meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas.
“Bahayanya bukan cuma macet, tapi juga sering hampir tabrakan karena tidak ada pengatur. Apalagi kalau malam, tambah rawan,” keluh Siti, warga Kelurahan Hegarsari.
Banyak warga mendesak pemerintah kota segera memperbaiki traffic light agar ketertiban lalu lintas kembali terjaga.

Baca juga: Dinsos Kota Banjar Bakal Beri Pendampingan Hukum Anak Terlibat Pengrusakan Gedung DPRD
Dishub Kota Banjar Turun Tangan
Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar, Bambang Sutrisno, membenarkan adanya kerusakan traffic light di Simpang 4 Djarum. Ia menyebutkan, kerusakan terjadi akibat jaringan listrik yang menua dan beberapa komponen lampu yang rusak.
“Tim teknis sudah kami turunkan untuk mengecek. Perbaikan sedang diupayakan, hanya memang butuh waktu karena harus mengganti panel utama,” jelas Bambang.
Solusi Sementara: Pengaturan Manual
Untuk mengurangi kemacetan, Dishub bekerja sama dengan Satlantas Polres Banjar menugaskan petugas berjaga di persimpangan pada jam-jam ramai. Petugas lalu lintas diminta mengatur arus kendaraan secara manual sampai traffic light kembali berfungsi.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Selama perbaikan, akan ada petugas yang mengatur lalu lintas agar tidak semrawut,” tambah Bambang.
Harapan Warga
Masyarakat berharap perbaikan bisa segera diselesaikan agar kondisi lalu lintas kembali tertib. Mereka juga meminta pemerintah memperhatikan pemeliharaan fasilitas transportasi publik seperti traffic light, mengingat Kota Banjar terus berkembang dengan jumlah kendaraan yang meningkat setiap tahun.
“Kalau bisa jangan tunggu rusak dulu baru diperbaiki. Lebih baik ada pengecekan rutin supaya tidak kejadian lagi,” kata Eko, pengendara mobil pribadi.
Penutup
Kerusakan traffic light di Simpang 4 Djarum Kota Banjar membuktikan pentingnya infrastruktur lalu lintas yang andal untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan warga. Pemkot Banjar melalui Dishub berkomitmen menyelesaikan perbaikan secepatnya agar aktivitas masyarakat kembali lancar tanpa hambatan.





