Portal Media Kota Banjar – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam penanganan situasi darurat, personel Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Banjar mengikuti pelatihan Search and Rescue (SAR). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan personel agar siap menghadapi berbagai potensi bencana alam maupun kondisi darurat di wilayah hukum Polres Banjar.
Pelatihan SAR tersebut diikuti dengan penuh semangat oleh para personel sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bekali Personel dengan Kemampuan Teknis SAR
Pelatihan SAR ini dirancang untuk membekali personel Sat Samapta dengan kemampuan teknis dan taktis dalam operasi pencarian dan pertolongan. Materi pelatihan meliputi teknik evakuasi korban, pertolongan pertama pada kecelakaan, pencarian di medan darat dan perairan, serta penggunaan peralatan SAR.
Dengan keterampilan tersebut, personel diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi bencana atau kejadian darurat.
Antisipasi Potensi Bencana di Wilayah Banjar
Wilayah Banjar diketahui memiliki potensi kerawanan bencana, seperti banjir, tanah longsor, maupun kecelakaan di perairan. Kondisi ini menuntut kesiapan aparat keamanan untuk turut berperan aktif dalam upaya penyelamatan dan evakuasi masyarakat.
Melalui pelatihan SAR, Polres Banjar berupaya meningkatkan kapasitas personel agar mampu merespons setiap kejadian dengan profesional dan humanis.
Sinergi dengan Instansi Terkait
Dalam pelaksanaannya, pelatihan SAR juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas instansi, seperti Basarnas, BPBD, TNI, serta relawan kebencanaan. Kerja sama yang solid dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan bencana.
Personel Sat Samapta dibekali pemahaman tentang sistem komando dan komunikasi dalam operasi SAR terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih di lapangan.

Baca juga: Guru PAI Kota Banjar Tagih Janji Pembayaran TGP, Ancam Demo ke Kemenag Pusat
Tingkatkan Profesionalisme dan Kepercayaan Publik
Kapolres Banjar melalui jajaran Sat Samapta menegaskan bahwa peningkatan kemampuan SAR merupakan bagian dari upaya membangun profesionalisme personel Polri. Dengan kompetensi yang mumpuni, Polri diharapkan semakin dipercaya masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
“Kehadiran polisi di tengah masyarakat saat bencana adalah bentuk nyata pelayanan dan pengabdian,” disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Latihan Praktik dan Simulasi Lapangan
Selain pembekalan teori, pelatihan SAR juga diisi dengan praktik lapangan dan simulasi penanganan korban bencana. Personel dilatih menghadapi berbagai skenario, mulai dari evakuasi korban banjir hingga pencarian orang hilang.
Simulasi ini bertujuan melatih kesiapan mental, kekompakan tim, serta kemampuan pengambilan keputusan di situasi kritis.
Komitmen Polres Banjar dalam Penanggulangan Bencana
Polres Banjar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang kebencanaan. Pelatihan SAR menjadi salah satu program berkelanjutan yang akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan tantangan di lapangan.
Dengan personel yang terlatih, Polres Banjar berharap dapat memberikan kontribusi maksimal dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.
Harapan untuk Respons Cepat dan Efektif
Melalui pelatihan ini, diharapkan personel Sat Samapta Polres Banjar semakin sigap dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Respons cepat dan efektif dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko serta menyelamatkan nyawa masyarakat.
Pelatihan SAR ini sekaligus menjadi wujud nyata kesiapan Polri dalam mendukung keselamatan dan keamanan masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.





