Portal Media Kota Banjar – Kepedulian dan semangat gotong royong warga Kota Banjar patut diapresiasi. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat di salah satu kampung setempat secara swadaya memperbaiki jalan kampung yang rusak demi kelancaran aktivitas sehari-hari dan keselamatan pengguna jalan.
Aksi ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang telah lama mengalami kerusakan dan kerap menyulitkan warga, terutama saat musim hujan.
Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga
Kondisi jalan kampung yang berlubang dan berlumpur dinilai sangat mengganggu aktivitas warga. Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga untuk menuju tempat kerja, sekolah, hingga ke pusat pelayanan umum.
Selain menyulitkan mobilitas, kondisi jalan yang rusak juga dinilai berbahaya, khususnya bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
Swadaya dan Gotong Royong Jadi Solusi
Melihat kondisi tersebut, warga berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya. Dengan peralatan sederhana dan dana hasil iuran, warga bergotong royong menimbun lubang jalan menggunakan material seadanya agar jalan dapat kembali dilalui dengan aman.
Aksi gotong royong ini dilakukan tanpa pamrih, semata-mata demi kepentingan bersama.

Baca juga: Relawan di Kota Banjar Prihatin Tak Ada Lagi Dukungan Anggaran Penanganan ODGJ
Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
Perbaikan jalan kampung ini menjadi bukti nyata tingginya kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal mereka. Masyarakat menyadari bahwa jalan merupakan fasilitas umum yang memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi.
Menurut warga, menunggu terlalu lama perbaikan dari pihak terkait justru akan memperparah kerusakan dan berisiko menimbulkan kecelakaan.
Harapan Perhatian dari Pemerintah Daerah
Meski melakukan perbaikan secara mandiri, warga tetap berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. Mereka berharap jalan kampung tersebut dapat diperbaiki secara permanen agar lebih kuat dan tahan lama.
Warga menilai perbaikan sementara yang dilakukan saat ini hanya sebagai solusi darurat untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Pemerintah Diminta Respons Aspirasi Warga
Aksi swadaya warga ini sekaligus menjadi bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah. Masyarakat berharap keluhan terkait infrastruktur dasar seperti jalan kampung dapat segera ditindaklanjuti dalam program pembangunan daerah.
Warga berharap pemerintah hadir memberikan solusi jangka panjang demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Gotong Royong sebagai Kekuatan Sosial
Peristiwa ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan sosial yang hidup di tengah masyarakat. Kebersamaan dan solidaritas warga Kota Banjar menjadi contoh positif dalam menghadapi keterbatasan dan persoalan lingkungan.
Meski demikian, warga berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur berjalan lebih merata dan berkelanjutan.





