, ,

Operasi Zebra Lodaya 2025, Satlantas Polres Banjar Berikan Hadiah kepada Pengendara Taat Aturan

oleh -121 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Banjar Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025 membawa warna baru bagi masyarakat Kabupaten Banjar. Tidak hanya fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banjar justru menghadirkan pendekatan humanis dengan memberikan hadiah kepada para pengendara yang terbukti mematuhi aturan. Program ini sontak menarik perhatian warga dan menuai respons positif di media sosial.

Apresiasi bagi Pengendara Tertib

Dalam operasi yang digelar di sejumlah titik keramaian, petugas Satlantas menghentikan pengendara untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Namun bagi mereka yang dinyatakan lengkap dan patuh aturan, petugas memberikan apresiasi berupa hadiah kecil seperti helm SNI, voucher belanja, hingga paket sembako.

Kasat Lantas Polres Banjar menyebut langkah ini bertujuan untuk mengubah citra operasi lalu lintas yang selama ini identik dengan penindakan menjadi kegiatan yang lebih edukatif dan persuasif.

“Operasi Zebra Lodaya tahun ini mengedepankan pendekatan simpatik. Kami ingin pengendara merasa dihargai saat mereka tertib dan mematuhi aturan,” ujarnya.

Tidak Hanya Penindakan, Edukasi Jadi Prioritas

Meski tetap melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang membahayakan, Satlantas Polres Banjar menekankan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 berfokus pada perubahan perilaku berkendara.

Beberapa kegiatan edukasi yang dilakukan antara lain:

  • Sosialisasi pentingnya penggunaan helm standar

  • Kampanye tidak menggunakan ponsel saat berkendara

  • Imbauan tertib berlalu lintas kepada pelajar

  • Pembagian brosur keselamatan

  • Penyuluhan di sekolah dan pusat keramaian

Pendekatan dua arah ini dinilai lebih efektif dalam mendorong kesadaran masyarakat dibanding penindakan semata.

Operasi Zebra Lodaya 2025
Operasi Zebra Lodaya 2025

Baca juga: Program Kamling Berdaya, Upaya Pemkot Banjar Dekatkan Pelayanan Adminduk dengan Warga

Angka Pelanggaran Masih Tinggi

Meski sejumlah pengendara menerima hadiah karena tertib, petugas tetap menemukan pelanggaran seperti:

  • Tidak memakai helm

  • Melawan arus lalu lintas

  • Menggunakan knalpot bising

  • Kendaraan tidak sesuai spesifikasi

  • Pengemudi di bawah umur

Satlantas Polres Banjar menegaskan bahwa pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan tetap akan ditindak tegas demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Respons Positif dari Masyarakat

Pembagian hadiah kepada pengendara tertib mendapat sambutan baik dari warga. Banyak pengendara mengaku terkejut sekaligus senang karena jarang sekali operasi lalu lintas memberi apresiasi seperti ini.

“Biasanya deg-degan kalau ada razia. Tapi hari ini malah dapat helm baru karena lengkap semua. Terima kasih, polisi!” kata salah seorang pengendara sambil tersenyum.

Pendekatan humanis ini disebut dapat memperbaiki hubungan antara masyarakat dan kepolisian sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kegiatan kepolisian.

Tujuan Akhir: Budaya Tertib Berlalu Lintas

Satlantas Polres Banjar menegaskan bahwa target utama Operasi Zebra Lodaya 2025 adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan dengan membangun budaya tertib di jalan raya.

“Kami ingin keselamatan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Jika masyarakat disiplin, jalan lebih aman untuk semua,” ujar Kasat Lantas.

Operasi Zebra Lodaya akan terus berlanjut hingga akhir periode dengan gabungan strategi edukatif dan penindakan terukur. Pemerintah daerah juga mendukung penuh kegiatan ini agar keselamatan lalu lintas di Kabupaten Banjar semakin meningkat.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.