, ,

Kasus Dugaan Penganiayaan Mantan Pejabat di Kota Banjar, Polisi Masih Kumpulkan Alat Bukti

oleh -1564 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Banjar – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang mantan pejabat di Kota Banjar terus menjadi sorotan publik. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan berbagai alat bukti untuk memastikan kebenaran laporan yang diajukan korban.

Laporan Mantan Pejabat

Kasus ini bermula dari laporan seorang mantan pejabat berinisial S, yang mengaku menjadi korban penganiayaan oleh pihak yang hingga kini belum diungkap identitasnya. Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu kawasan Kota Banjar beberapa waktu lalu.

S kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banjar dengan menyertakan sejumlah bukti awal, termasuk hasil visum dan keterangan saksi. “Kami sudah sampaikan kronologi dan bukti awal. Harapan kami kasus ini segera ditindaklanjuti,” ujar S.

Polisi Dalami Keterangan Saksi

Kapolres Banjar melalui Kasat Reskrim AKP [nama pejabat polisi] menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman dengan memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Polisi juga masih mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan kronologi.

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami sudah menerima laporan resmi dari pelapor dan saat ini tim sedang mengumpulkan alat bukti, termasuk visum dan keterangan saksi-saksi,” ungkapnya.

Penganiayaan
Penganiayaan

Baca juga: Warga Akhirnya Bernapas Lega, Jalan Alternatif di Kota Banjar Ini Akhirnya Diperbaiki

Bukti Masih Diverifikasi

Menurut kepolisian, alat bukti yang ada masih perlu diverifikasi lebih lanjut agar dapat memperkuat konstruksi hukum kasus tersebut. Polisi menegaskan bahwa penetapan status tersangka tidak bisa terburu-buru sebelum minimal dua alat bukti sah ditemukan.

“Kami harus bekerja sesuai prosedur hukum. Setiap laporan akan ditangani secara profesional. Tidak ada yang diistimewakan meski kasus ini melibatkan mantan pejabat,” kata Kasat Reskrim.

Respons Publik

Kasus ini memicu perhatian masyarakat Banjar, terutama karena melibatkan seorang tokoh yang cukup dikenal di lingkungan pemerintahan. Sejumlah pihak berharap agar kepolisian bersikap transparan dalam menangani kasus ini, sehingga tidak menimbulkan spekulasi negatif.

“Yang terpenting adalah kejelasan. Jangan sampai kasus seperti ini menggantung dan menimbulkan prasangka di masyarakat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Banjar.

Komitmen Polisi

Polres Banjar menegaskan akan mengusut kasus ini hingga tuntas. Pihak kepolisian juga meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Proses hukum masih berjalan, mari kita hormati bersama. Kami pastikan semua pihak akan diperlakukan adil sesuai aturan yang berlaku,” tutup Kasat Reskrim.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.