, , ,

Guru PAI Kota Banjar Tagih Janji Pembayaran TGP, Ancam Demo ke Kemenag Pusat

oleh -263 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Banjar – Sejumlah Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Banjar menyuarakan kekecewaan mereka terhadap belum terealisasinya pembayaran Tunjangan Guru Profesional (TGP) yang dijanjikan. Keterlambatan tersebut dinilai telah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung pada kesejahteraan para guru.

Akibat ketidakpastian tersebut, para guru PAI menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi hingga ke Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta apabila hak mereka tidak segera dipenuhi.

TGP Tak Kunjung Cair, Guru Merasa Diabaikan

Para guru PAI mengaku telah berulang kali menanyakan kepastian pembayaran TGP kepada pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun vertikal. Namun hingga kini, belum ada kejelasan waktu pencairan yang pasti.

“Kami hanya menuntut hak kami sesuai aturan. TGP ini bukan hadiah, tapi hak yang sudah kami perjuangkan,” ujar salah satu guru PAI di Kota Banjar.

Kondisi ini menimbulkan rasa kecewa dan ketidakpercayaan terhadap janji-janji yang telah disampaikan sebelumnya.

Janji Pembayaran Dinilai Tak Konsisten

Guru PAI menyebutkan bahwa sebelumnya telah ada janji pembayaran TGP yang disampaikan oleh pihak terkait. Namun, janji tersebut tak kunjung direalisasikan, bahkan tanpa penjelasan yang memadai.

Ketidakjelasan ini dinilai semakin memperburuk kondisi psikologis guru, yang selama ini dituntut profesional dalam menjalankan tugas pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik.

Ancaman Aksi Demo ke Kemenag Pusat

Sebagai bentuk protes, para guru PAI Kota Banjar menyatakan siap melakukan aksi demonstrasi, baik di tingkat daerah maupun langsung ke Kementerian Agama Pusat. Langkah ini disebut sebagai upaya terakhir agar suara mereka benar-benar didengar oleh pengambil kebijakan.

“Kami tidak ingin aksi, tapi kalau ini satu-satunya cara agar diperhatikan, kami siap turun ke jalan,” tegas perwakilan guru.

Guru PAI
Guru PAI

Baca juga: Warga Kota Banjar Sukses Budidaya Ikan Bebeong Khas Sungai Citanduy, Begini Prosesnya!

TGP Dinilai Krusial bagi Kesejahteraan Guru

Tunjangan Guru Profesional memiliki peran penting dalam menopang kesejahteraan guru, khususnya guru PAI yang bertugas di sekolah umum. Banyak guru mengaku mengandalkan TGP untuk memenuhi kebutuhan keluarga, pendidikan anak, hingga peningkatan kompetensi profesional.

Keterlambatan pembayaran dinilai tidak sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Harapan pada Kemenag dan Pemda

Para guru PAI berharap Kementerian Agama dan pemerintah daerah dapat segera duduk bersama mencari solusi konkret. Mereka meminta adanya transparansi terkait kendala yang menyebabkan TGP belum dibayarkan.

Guru juga meminta agar ke depan tidak lagi terjadi keterlambatan serupa yang dapat merugikan tenaga pendidik.

Pendidikan Agama Tetap Berjalan di Tengah Kekecewaan

Meski kecewa, para guru PAI menegaskan tetap menjalankan tugas mengajar dan membina siswa secara profesional. Namun, mereka mengingatkan bahwa kesejahteraan guru tidak boleh terus diabaikan jika pemerintah ingin meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami tetap mengajar, tapi jangan anggap guru bisa terus bertahan tanpa kepastian hak,” ujar seorang guru PAI lainnya.

Pengamat Nilai Pemerintah Harus Responsif

Pengamat pendidikan menilai persoalan TGP ini mencerminkan lemahnya koordinasi dan manajemen kebijakan. Pemerintah diminta segera merespons agar tidak memicu gejolak yang lebih luas, apalagi menyangkut tenaga pendidik yang berperan strategis dalam pembentukan karakter bangsa.

Menurut pengamat, keterlambatan pembayaran tunjangan berpotensi menurunkan motivasi guru dan berdampak pada kualitas pembelajaran.

Desakan Penyelesaian Segera

Guru PAI Kota Banjar menegaskan bahwa mereka hanya menuntut kepastian dan keadilan. Jika pembayaran TGP segera direalisasikan, mereka menyatakan tidak akan melanjutkan rencana aksi.

Namun jika tidak ada kejelasan dalam waktu dekat, aksi protes ke Kemenag Pusat disebut akan menjadi langkah nyata yang tidak dapat dihindari.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.