, ,

Doa Bersama Lintas Agama Kota Banjar untuk Kedamaian Indonesia, Wali Kota: Bukan Sekedar Seremoni

oleh -1720 Dilihat
oleh

Banjar – Suasana penuh khidmat menyelimuti Kota Banjar ketika ratusan tokoh lintas agama berkumpul dalam acara Doa Bersama untuk Kedamaian Indonesia yang digelar di halaman Balai Kota, Minggu (31/8/2025). Acara ini dihadiri perwakilan umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, serta unsur Forkopimda, organisasi masyarakat, pelajar, dan warga setempat.

Wali Kota Banjar menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat persaudaraan dan memperkokoh komitmen menjaga kerukunan di tengah tantangan bangsa.

Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Dalam doa bersama tersebut, setiap perwakilan agama diberi kesempatan untuk memimpin doa sesuai ajaran dan tradisi masing-masing. Momen ini menjadi simbol nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk merajut kebersamaan demi kebaikan bangsa.

“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia kuat karena persatuan. Lintas agama berkumpul, bukan untuk menonjolkan perbedaan, melainkan untuk saling mendoakan dan menjaga kedamaian negeri,” ujar Wali Kota.

Pesan Damai dari Pemuka Agama

Para tokoh agama yang hadir juga menyampaikan pesan damai dan menyerukan pentingnya menghindari perpecahan. Mereka menekankan agar masyarakat Banjar dan Indonesia pada umumnya tidak mudah terprovokasi isu-isu yang bisa merusak keharmonisan sosial.

Seorang pemuka agama Kristen menekankan pentingnya mengedepankan kasih dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari, sementara tokoh Muslim mengajak masyarakat untuk mempererat ukhuwah dan menjadikan doa sebagai benteng menghadapi tantangan zaman.

Doa Bersama
Doa Bersama

Baca juga: Kegiatan Bersih Bersih Bersama Di Kantor DPRD Kota Banjar

Wali Kota: Doa Kolektif untuk Negeri

Wali Kota Banjar menekankan bahwa doa lintas agama memiliki makna mendalam sebagai kekuatan spiritual bangsa. Menurutnya, doa bersama ini adalah bentuk ikhtiar kolektif agar Indonesia selalu diberkahi dengan kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan.

“Doa ini bukan hanya seremoni. Doa adalah energi positif yang akan menjaga negeri kita. Kita berharap Banjar bisa menjadi contoh bagaimana persaudaraan dijaga melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata,” tegasnya.

Antusias Warga dan Generasi Muda

Acara tersebut juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa yang hadir. Mereka mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan yang mempererat rasa kebangsaan sekaligus memperkuat pendidikan toleransi.

Salah seorang pelajar SMA di Banjar menyampaikan harapannya agar doa lintas agama rutin digelar. “Kami sebagai generasi muda belajar bahwa perbedaan itu indah, asal kita saling menghargai. Dari sini kami belajar pentingnya menjaga persatuan,” ujarnya.

Penutup: Banjar Jadi Teladan Toleransi

Melalui doa lintas agama ini, Kota Banjar kembali menegaskan peran strategisnya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman. Pesan kebersamaan dan doa untuk Indonesia yang damai diharapkan tidak hanya berhenti di acara ini, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Mari kita buktikan bahwa Banjar adalah kota yang damai, harmonis, dan siap menjadi teladan bagi daerah lain dalam menjaga kebhinekaan,” tutup Wali Kota.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.