, , ,

Berantas Narkoba, Seluruh Pegawai Lapas Kota Banjar Dites Urin

oleh -135 Dilihat
oleh

Portal Media Kota Banjar – Komitmen pemberantasan narkoba terus diperkuat di lingkungan pemasyarakatan. Seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Banjar menjalani tes urine sebagai bentuk upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba di internal lembaga.

Tes urine ini dilakukan secara menyeluruh dan tanpa pengecualian, sebagai bagian dari program penguatan integritas dan penegakan disiplin aparatur pemasyarakatan.

Langkah Tegas Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Pelaksanaan tes urine terhadap seluruh pegawai Lapas Kota Banjar merupakan langkah tegas dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang rawan terhadap berbagai praktik pelanggaran.

Pihak Lapas menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bentuk keseriusan dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas narkoba.

Seluruh Pegawai Wajib Ikut Tanpa Terkecuali

Tes urine diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, mulai dari pejabat struktural, staf administrasi, hingga petugas pengamanan. Tidak ada satu pun pegawai yang dikecualikan dalam kegiatan tersebut.

Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya perlakuan khusus serta menumbuhkan rasa keadilan dan tanggung jawab bersama di antara seluruh pegawai.

Narkoba
Narkoba

Baca juga: Viral Keluhan Warga, Dishub Kota Banjar Ungkap Cara Bedakan Juru Parkir Resmi dan Ilegal

Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik

Kepala Lapas Kota Banjar menyampaikan bahwa tes urine menjadi bagian dari upaya membangun integritas pegawai dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Menurutnya, aparat pemasyarakatan harus menjadi contoh dalam kepatuhan hukum, mengingat tugas mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membina warga binaan agar kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Sinergi dengan Aparat Terkait

Pelaksanaan tes urine dilakukan bekerja sama dengan instansi terkait, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) atau dinas kesehatan setempat, guna memastikan proses pemeriksaan berjalan profesional, objektif, dan sesuai standar.

Hasil tes akan menjadi bahan evaluasi internal serta dasar pengambilan langkah lanjutan apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Pihak Lapas Kota Banjar menegaskan bahwa apabila ada pegawai yang terbukti menyalahgunakan narkoba, akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sanksi tersebut dapat berupa pembinaan, tindakan disiplin, hingga proses hukum sesuai aturan perundang-undangan.

Penegakan sanksi dinilai penting untuk memberikan efek jera serta menjaga marwah institusi pemasyarakatan.

Ciptakan Lapas Bersih dari Narkoba

Tes urine ini juga sejalan dengan program nasional dalam mewujudkan Lapas dan Rutan Bersih dari Narkoba (Bersinar). Lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dinilai menjadi kunci keberhasilan pembinaan warga binaan.

Dengan aparat yang bersih dan berintegritas, diharapkan potensi peredaran narkoba di dalam lapas dapat ditekan secara maksimal.

Dukungan Terhadap Program Reformasi Birokrasi

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Tes urine secara berkala akan terus dilakukan sebagai langkah preventif dan pengawasan internal.

Komitmen Berkelanjutan Pemberantasan Narkoba

Lapas Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkoba, baik di lingkungan internal maupun terhadap warga binaan. Seluruh pegawai diharapkan tetap menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.

Melalui langkah ini, Lapas Kota Banjar berharap dapat menjadi contoh lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan dipercaya oleh masyarakat.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.